Minggu, 11 November 2012

Monitoring Report Sabtu-Senin, 10-12 November 2012

Berita Terkait Isu Capres
  • KOMPAS - Demokrat Baru Bahas Nama Capres Akhir 2013: Partai Demokrat belum akan membahas nama calon Presiden hingga akhir 2013. Saat ini, Partai Demokrat masih fokus untuk lolos verifikasi faktual di daerah dan memenangkan pemilihan anggota legislatif. "Pilpres (pemilihan presiden) akan serius dibahas nanti di akhir 2013 atau awal tahun 2014. Belum sekarang," ujar Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum
Berita Terkait Pilgub Jatim 2013
  • DETIK - Demokrat Hormati Khofifah Maju Pilgub Jatim 2013: Ketua Umum Partai Demokrat mendukung rencana Khofifah Indar Parawansa yang akan maju Pilgub Jatim 2012 menggandeng Bambang DH. Sebab, dengan banyaknya calon yang maju, akan menyemarakan demokrasi di Jawa Timur. "Siapa saja tokoh yang berminat maju di Pilkada Jatim, itulah hak politik masing-masing. Tentu Partai Demokrat dalam posisi menghormati Bu Khofifah maju dengan siapa. Siapa dengan siapa. Pokoknya itu bagian justru menyemarakkan demokrasi di Jawa Timur," ujar Anas Urbaningrum usai melantik DPC Partai Demokrat se Provinsi Jawa Timur, di Gelora Pancasila Surabaya, Minggu (11/11/2012).
  • DETIK - Partai Demokrat Restui KarSa Jilid II Maju Pilgub Jatim 2013: Pengurus DPP Partai Demokrat merestui jika pasangan incumbent Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa), maju lagi dalam Pilgub Jatim 2013. Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat kepada wartawan usai melantik DPC Partai Demokrat se Provinsi Jawa Timur, di Gelora Pancasila Surabaya, Minggu (11/11/2012). "Pakde (Soekarwo) kan selama ini kompak, serasi, berprestasi, produktif, dengan Gus Ipul (Saifullah Yusuf). Kalau Pakde mau melanjutkan dengan Gus Ipul, ya kami di Jakarta Tut Wuri Handayani," kata Anas Urbaningrum.
Berita Terkait Isu Kemenangan Demokrat
  • OKEZONE - Kalau 2014 Demokrat Menang, Anas Janji Botakin Rambut Lagi: Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, berjanji apabila Partai Demokrat menang dalam Pilpres 2014, dirinya akan mencukur rambut sampai plontos. "Kalau berhasil di tahun 2014, saya janji akan gundul lagi. Potong rambut dengan Pakde Karwo. Soal tempat potong dimana, saya serahkan ke Pakde," ujarnya
Berita Terkait Isu BUMN
  • KOMPAS - Demokrat Lakukan Penyelidikan Internal: Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyatakan, Fraksi Partai Demokrat di DPR akan melakukan penyelidikan internal terkait laporan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengenai upaya pemerasan di sejumlah BUMN oleh anggota DPR. "Terkait yang disampaikan Pak Dahlan, saya masih menunggu laporan dari pimpinan Fraksi Demokrat di DPR. Setelah reses, fraksi akan melakukan penyelidikan apakah hal itu benar atau tidak," ujar Anas
  • BERITA SATU  - Demokrat Panggil Kader "Pemeras" BUMN Habis Reses: Dari 8 inisial yang ada dalam laporan Dahlan Iskan, 4 nama diduga adalah politisi Partai Demokrat. Ketua Fraksi Partai Demokrat (F-PD), Nurhayati Assegaf, mengatakan bahwa pihaknya belum mengklarifikasi tudingan bahwa anggotanya berinisial IS yang diduga kuat adalah Idris Sugeng, telah melakukan pemerasan terhadap BUMN Gula, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).
Berita Terkait Kegiatan Bakti Sosial
  • KOMPAS - Berton-ton Gula Itu untuk Baksos Istri Politisi Demokrat: Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Ismed Hasan Putro mengadukan anggota DPR Idris Sugeng ke Badan Kehormatan DPR terkait permintaan gula 2.000 ton. Gula itu rencananya dibagikan Sugeng ke daerah pemilihannya di wilayah Jawa Tengah. Ternyata, selain untuk kepentingan Dapil di Jawa Tengah, Sugeng juga meminta gula untuk keperluan bakti sosial para istri politisi Partai Demokrat. Hal ini diungkapkan anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI-P, Hendrawan Supratikno, saat ditemui Kompas.com di Studio Kompas TV, Kamis (8/11/2012) petang.  "Saya sudah bertemu langsung dengan dia (Idris) yang meminta 10.000 ton gula, bukan 2.000 ton gula. Pak Ismed mengatakan, 'You hubungi saja bagian pemasaran Pak Oki'. Kemudian, Idris mengaku ini juga untuk bakti sosial istri-istri anggota DPR dari Fraksi Demokrat," ujar Hendrawan.
  • KOMPAS - PD Pastikan Gula Bakti Sosial Demokrat Tak Terkait Pemerasan: Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustopa memastikan, gula untuk acara bakti sosial yang dilakukan istri-istri politisi Partai Demokrat sama sekali tidak terkait dengan kasus dugaan pemerasaan terhadap direksi PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Saan mengatakan, gula tersebut dibeli dengan harga normal. "Saya langsung cek ke istri saya. Ternyata memang tidak terkait sama sekali. Gula itu murni dibeli ibu-ibu Demokrat resmi pakai surat, jadi jual-beli karena RNI kan juga komersial," ungkap Saan
Berita Terkait Pilgub Sumut
  • JPNN - Cornel Simbolon Mendadak Dibahas Demokrat: Penentuan bakal calon gubernur Sumatera Utara yang akan diusung Partai Demokrat makin seru. Majelis Tinggi Partai Demokrat melakukan rapat yang berakhir pukul 24.00 Wib tadi malam. Dari rapat itu, mendadak nama Cornel Simbolon menjadi pembahasan serius. Memang, rapat tadi malam belum mengambil keputusan siapa balon yang akan diusung. Pasalnya, ada dua dari sembilan anggota Majelis Tinggi tidak hadir. “Andi Malarangeng berada di Singapura dan Marzuki Ali lagi ada acara di TV,” kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Jhonny Allen Marbun
Berita Terkait Kasus Cek Pelawat
  • BERITA SATU  - Politikus Demokrat Desak KPK Mundur dari Kasus Cek Pelawat: KPK lebih baik mengakui ketidakmampuannya mengungkap tuntas siapa penyandang dana kasus suap cek pelawat. Anggota Komisi III Khotibul Umam Wiranu menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lebih baik mengakui ketidakmampuannya mengungkap tuntas kasus cek pelawat hingga penyandang dana secara terbuka ke publik dan mundur dari penyidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut. "Kesannya KPK ada ketakutan membongkar kasus ini (cek pelawat) kalau sudah ketakutan yah lebih baik nyatakan kepada publik kalau tidak punya kemampuan menyelesaikan kasus ini," kata politikus dari fraksi Demokrat itu, di kantor YLBHI
Berita Terkait Jalan Sehat Demokrat Jatim
  • OKEZONE - Jalan Sehat Partai Demokrat Berhadiah Mobil: Ribuan warga Surabaya mengikuti jalan sehat Partai Demokrat, di lapangan Jatim Expo Surabaya, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Minggu (11/11/2012). Pada pukul 07.30 WIB. Para warga berjalan santai sepanjang 3,5 kilo meter. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, Sekjen Partai Demokrat (PD) Edi Baskoro Yudhoyono, Sekjen PD Ramadhan Pohan, Bendahara Umum PD Sartono Hutomo, dan Ketua DPD PD Jawa Timur Soekarwo.

Kamis, 08 November 2012

Monitoring Report Jum'at, 09 November 2012

Berita Terkait Pilgub Jabar
  • KOMPAS - Demokrat Usung Dede Yusuf-Lex Laksamana: Partai Demokrat memutuskan mengusung pasangan Dede Yusuf dan Lex Laksamana dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat periode 2013-2018. Saat ini, Dede Yusuf masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat, sedangkan Lex Laksamana adalah mantan Sekretaris Daerah Jawa Barat yang pensiun pada 1 November lalu. "Hari ini kami memutuskan mengusung Dede Yusuf-Lex Laksamana. Lex dipilih karena mempunyai pengalaman di bidang administrasi dan andal dalam mengelola birokrasi," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustopa
Berita Terkait Isu Pemeras BUMN
  • KOMPAS - Anggota Dewan Peminta Gula Politisi Demokrat?: Pada Senin (5/11/2012) lalu, Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Ismed Hasan Putro dipanggil Badan Kehormatan terkait pemerasan terhadap direksi BUMN. Di dalam kesempatan itu, Ismed menyerahkan nama seorang anggota Dewan yang pernah meminta gula 2.000 ton. Salah seorang anggota BK, Usman Ja'far, mengatakan, seorang oknum yang diadukan Ismed berinisial IS yang merupakan anggota Komisi VI.
  • KOMPAS - BK Akan Telusuri Dugaan Pemerasan di Jamsostek: Selain menindaklanjuti dugaan pemerasan yang disampaikan Menteri BUMN Dahlan Iskan, Badan Kehormatan DPR juga akan menelusuri dugaan pemerasan yang dilakukan anggota Dewan terhadap direksi Jamsostek. Dalam kasus ini, ada dua anggota DPR yang disebut-sebut melakukan yakni MN dari Fraksi Partai Demokrat dan ETS dari Fraksi PDI Perjuangan. "Hotbonar (mantan Dirut Jamsostek) sempat mengungkapkan ke media ada tiga nama, dua nama sudah jelas, satunya lagi tidak terlalu jelas. Ini juga akan kami proses," ujar anggota BK Anshory Siregar
Berita Terkait Verifikasi Faktual
  • TRIBUNNEWS - Demokrat Optimistis Lolos Verifikasi Faktual: Kepala Biro Internal Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) DPP Partai Demokrat Esther RM Mandalawati optimis DPP Partai Demokrat bakal lolos verifikasi faktual. Menurutnya, syarat 30 persen keterwakilan perempuan yang menjadi pengganjal Demokrat bukanlah hal yang terlalu serius. "Sebagian besar kader Demokrat di kepengurusan pusat adalah anggota dewan (DPR). Saat verifikasi faktual dewan sedang reses. Jadi banyak yang berada di daerah. Misalnya Papua atau Jambi," ujar Esther
Berita Terkait Isu Hambalang
  • INILAH - Iqnatius: Kemungkinan Andi Minta Tolong Sama Anas: Pembebasan tanah proyek pembangunan pusat pelatihan dan pendidikan olahraga, di bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat, disinyalir atas perintah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Malarangeng kepada Anas Urbaningrum yang saat itu sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Iqnatius Mulyono mengaku dirinya tidak mengetahui motif Anas memerintahkan dirinya untuk mengurus pembebasan tanah tersebut. "Tidak tahu, kemungkinan Pak Andi minta tolong sama Pak Anas, kan satu partai. Jadi wajarlah kalau saya diminta sama Pak Anas dan Pak Nazarudin," kata Iqnatius
Berita Terkait Pilpres AS
  • GATRA - Arti Obama Bagi Indonesia: Barack Obama kembali memenangkan pemilihan presiden di Amerika Serikat. Ia menjadi orang Demokrat kedua yang terpilih lagi menjadi Presiden AS sejak Perang Dunia II. Kemenangan Obama dipastikan ketika CNN melaporkan keunggulan Obama di Ohio, yang memberi 18 suara elektoral, sehingga ia memperoleh 274 suara, di atas syarat batas perolehan suara untuk menenangkan pemilihan yakni 270 dari 538 electoral vote. "Ini terwujud karena kalian semua. Terima kasih," kata Obama
Berita Terkait Hartati Murdaya
  • DETIK - Segera Disidang, Hartati: Saya Hanya Ingin Bisa Kembali Hidup Normal: Hartai Murdaya, terdakwa kasus penyuapan kepada Bupati Buol Amran Batalipu akan segera diadili. Mantan anggota dewan pembina Partai Demokrat ini berharap majelis hakim nantinya menyatakan dia diperas Amran, bukannya melakukan penyuapan. "Saya mohon doanya supaya saya bisa kembali hidup normal, berkarya dan melaksanakan tugas untuk kepentingan orang banyak. Itu saja harapan saya. Pengadilan satu-satunya harapan untuk keadilan," ujar Hartati
Berita Terkait KPU Cirebon
  • PIKIRAN RAKYAT - KPU Minta Ano dan Azis Mundur dari Jabatannya: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon meminta Kepala Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan (BKPP) Cirebon H. Ano Sutrisno dan Ketua DPRD H. Nasrudin Azis, segera mengajukan pengunduran diri dari jabatannya. Permintaan tersebut disampaikan karena keduanya sudah resmi diusung oleh Partai Golkar dan Partai Demokrat sebagai calon wali kota dan wakil wali kota, pada pilwalkot 2013 mendatang.
Berita Terkait Isu Ruangan Kerja DPR
  • TRIBUNNEWS - Ruhut Idamkan Ruang Kerja Anggota DPR yang Mewah: Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, menginginkan ruang kerjanya semewah ruang Badan Anggaran (Banggar). Menurut politisi nyentrik ini, ruang kerja anggota DPR dengan ruang Banggar bagaikan langit dan bumi. "Kalau membangun ruangan yang semewah Banggar saja bisa, kenapa yang lainnya tidak. Sekarang ini bagaikan bumi dan langit. Padahal kita kan sama-sama kerja," ujar Ruhut
Berita Terkait Isu Grasi
  • JARING NEWS - Menkumham: Sebelum SBY, Presiden Juga Beri Grasi Terpidana Narkoba: Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Amir Syamsuddin angkat bicara terkait pernyataan Yusril Ihza Mahendra yang menyebutkan grasi untuk terpidana narkoba hanya ada di masa kepemimpinan SBY. Amir membantah keras tudingan pria yang juga sempat menjabat sebagai Menkumham tersebut. "Saya wajib membantah keterangan mantan Menteri Hukum Yusril Ihza Mahendra di beberapa media. Seolah-olah, hanya zaman Presiden SBY saja yang memberikan grasi ke terpidana narkoba," ujar Amir
  • KOMPAS - Amir: Grasi Narkoba Tak Hanya di Masa SBY: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin mengatakan, pemberian grasi bagi terpidana kasus narkoba tak hanya terjadi pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia membantah pernyataan mantan Menteri Kehakiman, Yusril Ihza Mahendra atau YIM, yang sebelumnya pernah mempertanyakan komitmen Presiden SBY dalam melawan narkoba. Hal ini terkait pemberian grasi bagi terpidana kasus narkoba Deni Setia Maharwan alias Rafi dan Merika Pranola alias Ola alias Tania.  

Monitoring Report Kamis, 8 November 2012

Berita Terkait Gelar Pahlawan Nasional
  • OKEZONE - Demokrat: Lebih Baik Terlambat Daripada Tidak!: Politikus Partai Demokrat, Gede Pasek Suardika, menganggap pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soekarno-Hatta sudah sangat tepat.   "Sebagai orang yang mengidolakan Bung Karno dan Bung Hatta maka gelar itu sangat tepat meski terasa agak terlambat. Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali," ungkap Pasek
Berita Terkait Hambalang
  • JPNN - Nazaruddin Keukeuh Anas dan Andi Bermain di Proyek Hambalang: Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin tak pernah berhenti mengungkapkan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Menpora Andi Mallarangeng yang menjadi otak kasus dugaan korupsi di proyek pembangunan pusat olahraga di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Hal ini diungkapkannya saat memenuhi panggilan sebagai saksi kasus Hambalang di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (7/11). "Proyek Hambalang itu bisa jalan, karena sertifikat. Siapa yang beresin sertifikat? Itu kan karena Mas Anas yang nemuin Joyo Winoto (mantan Kepala Badan Pertanahan Negara, red) yang disuruh itu adalah pak (Ignatius) Mulyono. Setelah makan di restoran Niponkan, baru 1 minggu sertifikat keluar dan proyek bisa berjalan. Jadi perannya di sini Mas Anas dan Andi Mallaranggeng," ujar Nazaruddin bersemangat.
Berita Terkait Pilpres AS
  • BERITA SATU  - Partai Demokrat: Kemenangan Obama Akan Pererat Hubungan RI-AS: Wakil Ketua Komisi I DPR Ramadhan Pohan, menilai kemenangan Obama akan membawa kegembiraan bagi masyarakat Indonesia.  Pasalnya, Presiden AS pertama dari kalangan afro-amerika itu memiliki ikatan emosional dengan bangsa Indonesia dan  terbukti mempererat hubungan kedua negara. "Selain pernah bersekolah di Jakarta, Obama banyak mengetahui ragam  budaya Indonesia. Pada kepimpinan Obama, pada periode pertama, hubungan  Indonesia-Amerika terasa lebih erat dan riil. Kerja sama komprehensif  yang dicanangkan kedua negara pada administrasi kepemerintahan Obama, adalah bukti konkret semakin eratnya hubungan kedua negara," kata  Ramadhan
  • PIKIRAN RAKYAT - Obama Menang, Negara Bagian Pendukung Pernikahan Sejenis Bertambah: Seiring dengan kemenangan kubu Demokrat meloloskan calonnya, Barack Obama sebagai Presiden AS ke-44, tuntutan warga agar pernikahan sejenis diakui pun semakin meningkat. Partai Demokrat selama ini dikenal sangat moderat dalam berbagai isu yang di kalangan konservatif seperti Republikan, dianggap tidak bermoral. Dilaporkan, pernikahan sejenis akan segera dilegalkan di Washington. Hasil voting yang dilakukan berdekatan dengan pilpreas AS 2012 itu, menunjukkan bahwa 52 persen warga setuju dengan pernikahan sejenis dibandingkan dengan yang menolak (48 persen).
Berita Terkait PLTU
  • TRIBUNNEWS - Legislator Demokrat Pantau Travo PLTU Tello: Anggota DPR RI Reza Ali memantau Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tello, Makassar, Rabu (7/11/2012). Legislator Partai Demokrat ini kondisi PLTU tersebut yang sempat terbakar pekan lalu. Reza Ali didampingi Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Sulsel Andi Januar Jaury Dharwis. Kunjungan Reza dan Januar ini diterima Menejer PLN sektor PLTU Tello, Mudjiono. Mereka langsung on site di lapangan untuk mengecek sejauhmana upaya perbaikan atas rusaknya sebuah Travo berkapasitas 15 MW PLTU tersebut. "Kunjungan ini didasari atas kepekaan dan keluhan masyarakat Kota Makassar di mana energi listrik sudah merupakan kebutuhan utama masyarakat serta pelayanan sehingga adalah hal yang sangat mendesak bahwa krisis ini harus segera tuntas dan tidak menjadi kekhawatiran di masa yang akan datang," kata Reza.
Berita Terkait Isu Capres
  • JPNN - Marzuki Alie Dinilai Layak Jadi Capres 2014: Ketua DPP Partai Demokrat, Achsanul Qosasih mengatakan pada usianya yang ke-57, Ketua DPR RI Marzuki Alie layak untuk diusung menjadi calon presiden (Capres). Karena itu, kata Qosasih, Marzuki Alie jangan berputus asa dan pata semangat. "Marzuki Alie masih bisa menjadi Capres di tahun 2014. Yang penting jangan patah semangat. Di usia ke-57 Marzuki Alie justru harus penuh optimisme untuk mengabdi kepada bangsa dan negara ini," kata Achsanul Qosasih, dalam acara peringatan ke-57 HUT Marzuki Alie, di lantai III, gedung Nusantara III, komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (7/11).
Berita Terkait SBY & Mega
  • DETIK - PD Syukuri Babak Baru Kedekatan Mega-SBY: Partai Demokrat melihat ada sesuatu yang istimewa dibalik penetapan Soekarno-Hatta menjadi pahlawan nasional. Lahirnya babak baru kedekatan Mega-SBY, diyakini PD akan berdampak pada iklim politik nasional. "Alhamdulillah, ini momentum bagus. Kedua tokoh nasional bertemu, dan ini jelas kondusif bagi iklim politik pra 2014. Rakyat perlu mengapresiasi dan perlu memberi piala demokrasi bagi SBY-Mega. Artinya kedua tokoh ini dinilai berjasa kuat. Keduanya memberi pelajaran penting untuk rakyat," kata Wasekjen Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, kepada detikcom, Rabu (7/11/2012). 

Rabu, 07 November 2012

Monitoring Report Rabu, 07 November 2012

Berita Terkait Isu Proyek DPID
  • KOMPAS - Petinggi Demokrat Disebut Bermain di Proyek DPID: Petinggi Partai Demokrat disebut ikut bermain dalam proyek dana penyesuaian infrastruktur daerah (DPID) yang kini menjadi pekara korupsi. Hal ini terungkap melalui kesaksian pengusaha asal Aceh bernama Zamzami dalam persidangan kasus dugaan penyuapan alokasi DPID dengan terdakwa Fahd El Fouz atau Fahd A Rafiq yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (6/11/2012). Mulanya, anggota majelis hakim, Pangeran Napitupulu, mengonfirmasi keterangan Zamzami dalam berita acara pemeriksaan yang dibuat saat penyidikan di KPK. Pangeran membacakan keterangan Zamzami dalam BAP tersebut.
  • JPNN - Kader Golkar Sebut Petinggi Demokrat Salip Proyek Fahd: Pengurus harian di DPD Tingkat I Partai Golkar, Zamzami dihadirkan menjadi saksi untuk Fahd A Rafiq dalam sidang kasus dugaan suap Dana Percepatan Infrastruktur Daerah (DPID) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Selasa (6/11). Dalam kesaksiannya, Zamzami sempat membantah pernyataan hakim Pangeran Napitupulu yang menyebutkan bahwa ada petinggi Partai Demokrat yang terlibat dalam makelar proyek DIPD. "Fahd pernah bilang bahwa proyek diberikan pada petinggi Demokrat. Apa benar pernah bilang begitu pada saudara," tanya hakim Pangeran kepada Zamzami. "Tidak ada yang Mulia," jawab Zamzami.
  • METRO TV NEWS - Zamzani: Fadh Merasa Dijegal Petinggi Demokrat: Petinggi Partai Demokrat disebut ikut bermain dalam proyek Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID). Itu terungkap dari kesaksian pengusaha asal Aceh, Zamzami, saat menjadi saksi dalam persidangan kasus dugaan penyuapan alokasi DPID dengan terdakwa Fahd El Fouz atau Fahd A. Rafiq di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (6/11). Awalnya hakim Pangeran Napitupulu mengkonfirmasi keterangan Zamzami dalam berita acara pemeriksaan yang dibuat saat  penyidikan di Komisi Pemberantasan Korupsi. Pangeran membacakan keterangan Zamzami soal adanya petinggi Demokrat memotong proyek yang sedang diurus Fadh.
Berita Terkait Kader Perempuan
  • OKEZONE - Demokrat Panik Kumpulkan Kader Perempuan: Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Saan Mustofa membantah jika partainya terancam gagal mengikuti Pemilu 2014 mendatang lantaran kurangnya kuota perempuan, seperti yang telah disyaratkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal itu, diketahui saat KPU melangsungkan proses verifikasi faktual terhadap sejumlah partai politik, termasuk Partai Demokrat. Dalam verifikasi tersebut, KPU menemukan adanya kekurangan kuota perempuan di Partai Demokrat.
  • MERDEKA - Pengurus perempuan DPP Demokrat setor muka ke KPU: Partai Demokrat belum memenuhi syarat 30 persen keterwakilan perempuan, saat verifikasi faktual dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menyikapi itu, partai Demokrat akan menginstruksikan pengurus perempuan yang belum terverifikasi, segera mendatangi KPU untuk melapor. "Beberapa ada kunjungan kerja ke daerah. Keluar tapi kan ada surat izin. Nanti kan mereka datang ke KPU," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Saan Mustopa di DPR, Selasa (6/11).
Berita Terkait Pilpres AS
  • KOMPAS - Komunitas Muslim Ingin Obama Menang: Pada papan pengumuman di Masjid Downtown Islamic Center (DIC), seorang aktivis Demokrat menempelkan selembar kertas ucapan terima kasih atas bantuan anggota jemaah menggalang suara di Pilpres AS kali ini. Tidak diketahui secara persis komposisi kecenderungan suara para jemaah, tetapi sepertinya warna Demokrat cukup kental di sini. ''Saya orang Demokrat, baik dengan huruf d besar maupun d kecil,'' kata Malik Mujahid, salah satu imam dan khotib di Masjid DIC, yang ditemui seusai memimpin shalat berjamaah.
Berita Terkait Pilwakot Cirebon
  • PIKIRAN RAKYAT - Golkar dan Demokrat "Keroyok" PDIP di Pilwalkot Cirebon: Partai Golkar (PG) dan Partai Demokrat (PD) dipastikan resmi berkoalisi untuk mengusung pasangan Ano Sutrisno dan Nasirudin Azis sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Cirebon 2013. Kepastian tersebut tertuang dalam surat rekomendasi yang diterima Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PG dan PD Kota Cirebon dari Dewan Pimpinan Pusat masing-masing yang disampaikan melalui Dewan Pimpinan Daerah Jawa Barat. Plt Ketua DPC PG Kota Cirebon Ganiawati mengatakan, surat rekomendasi dari DPD PG Jawa Barat sebenarnya sudah ia terima beberapa hari lalu dari Sekretaris DPD PG Jawa Barat Iswara dan Wakil Ketua DPD PG Jawa Barat Bidang Pemenangan Pemilu Jabar VIII Ade Anwar Sham.
Berita Terkait Isu Megawati - SBY
  • DETIK - Bertemu Lagi di Istana, Mungkinkah SBY-Mega Rujuk Kembali?: Megawati Soekarnoputri disebut akan hadir dalam penganugerahan gelar pahlawan nasional bagi Soekarno dan Mohammad Hatta di Istana Merdeka, Jakarta hari ini. Bila benar Mega hadir, ini akan menjadi sisi lain yang menarik perhatian. Menarik diamati karena hubungan Mega dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono renggang sejak SBY mengundurkan diri dari kabinet Mega untuk mencalonkan diri menjadi presiden tahun 2004. Harapan agar Mega 'rujuk' kembali dengan SBY diungkapkan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Melani Leimena Suharli. Dia berharap pertemuan SBY dan Mega kali ini dapat mencairkan hubungan keduanya.
Berita Terkait Pemilu Kada 2013 - Jabar
  • METRO TV NEWS - KPUD Jabar Buka Pendaftaran Pemilu Kada 2013: Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Barat membuka pendaftaran calon pasangan gubernur dan wakil gubernur dalam Pemilu Kada Jabar 2013. Meski demikian, hingga kini belum ada satu pun pasangan calon yang mendaftar. Menurut KPUD Jabar, Yayat Hidayat, hingga kini belum di ketahui berapa bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang maju dalam Pemilu Kada. Namun, jika melihat perolehan kursi dewan, Yayat mengatakan terdapat tiga partai politik yang dapat maju tanpa berkoalisi. Ketiga partai itu yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, dan PDIP. Kendati belum ada yang mendaftar, sejumlah nama sudah dielu-elukan akan maju sebagai penguasa Gedung Sate. Di antaranya adalah, calon petahana Ahmad Heryawan yang kembli diusung PKS dan Dede Yusuf yang kini diajukan Partai Demokrat.
Berita Terkait Isu Toilet DPR
  • REPUBLIKA - Anggota Dewan: Toilet Gedung DPR Bau: Anggota Komisi VII DPR, Dewi Aryani menyatakan dukungannya atas proyek DPR dalam perbaikan toilet. Sebab menurutnya kondisi toilet Gedung Nusantara sudah sangat memprihatinkan. "Kondisi sekarang sangat memprihatinkan, bocor, selang tidak berfungsi, dan bau," ujarnya pada ROL, Selasa (6/11). Dewi menduga kurang baiknya kondisi toilet disebabkan kualitas bangunan yang tidak maksimal. Namun, tidak semua kondisi toilet memprihatinkan. "Kondisi toilet di komisi sudah baik," sebut Politisi PDI Perjuangan tersebut. Dukungan perbaikan juga datang dari Ketua Komisi VII, Sutan Bhatoegana. Ia meminta agar perbaikan tersebut disesuaikan dengan kondisi kerusakan.
Berita Terkait Pilgub Jabar
  • KOMPAS - Pilgub Jabar, PDI-P Tak Akan Berkoalisi: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) memastikan diri tidak akan menjalin koalisi dengan partai politik mana pun dalam Pilgub Jawa Barat (Jabar) 2013. PDI-P murni akan mengusung kadernya untuk menempati calon posisi Jabar 1 dan 2 tersebut. "Kami tidak berkoalisi karena aspirasi teman-teman di daerah menghendaki partai ingin maju sendiri. Aspirasi di daerah menghendaki cagubnya dari PDI-P. Hal itu sekalian menguji soliditas partai di daerah (Jabar)," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Tjahjo Kumolo di DPP PDIP, Jakarta, Selasa (6/11/2012).
Berita Terkait Isu BUMN
  • BERITA SATU  - Dahlan Iskan Minta Waktu Seminggu Lengkapi Bukti: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta waktu satu minggu untuk melengkapi nama-nama dan bukti terkait anggota dewan peminta 'jatah'. Pada Senin (5/11), Dahlan Iskan hanya menyerahkan dua nama anggota dewan dan tiga BUMN serta peristiwa permintaan 'jatah' tersebut kepada Badan Kehormatan DPR. "Jadi Dahlan minta dilengkapi itu satu minggu," kata Wakil Ketua BK Abdul Wahab Dalimunthe dari fraksi Partai Demokrat ketika dihubungi, Selasa (6/11). Pihak BK DPR, kata dia, masih akan melihat sejauh apa Dahlan bisa melengkapi data dan bukti tersebut. Abdul Wahab menambahkan adapun nama yang disebut Dahlan masih dalam status rahasia sehingga belum bisa  disampaikan ke publik.


Monitoring Report Selasa, 6 November 2012

Berita Terkait Kuota Pengurus Perempuan
  • DETIK - Demokrat Siap Penuhi Permintaan KPU Lengkapi Kuota Pengurus Perempuan: Tim verifikasi faktual dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih belum memberi lampu hijau bagi Partai Demokrat karena masih ada angka kekurangan kuota pengurus perempuan. Ketum Demokrat Anas Urbaningrum mengakui memang ada banyak pengurusnya yang tidak sempat hadir karena berbagai alasan. "Ada satu hal yang harus kita lengkapi paling lambat besok. Tetapi kalau hari ini bisa akan kami sampaikan ke KPU untuk kami lengkapi," ujar Anas
Berita Terkait Pilgub Jabar
  • REPUBLIKA - Demokrat Serahkan Calon Wagub ke Dede Yusuf: Partai Demokrat telah resmi mencalonkan Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf sebagai calon Gubernur Jawa Barat 2013-2015. Mengenai pasangannya untuk pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Jabar nanti, Demokrat menyerahkannya kepada Dede Yusuf. "DPP sudah memberikan mandat yang sudah diputuskan sebagai calon gubernur untuk mencari dan menemukan jodohnya," kata Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum =
Berita Terkait Pilpres AS
  • KOMPAS - Dua Kandidat Presiden AS Kampanye Terakhir: Calon presiden Amerika Serikat dari Demokrat, Barack Obama, dan calon dari Republik, Mitt Romney, mengadakan kampanye hari terakhir (5/11/2012) sebelum pencoblosan pemilihan presiden. Kedua calon mengadakan kampanye di negara-negara bagian yang menentukan kemenangan. Presiden Obama berkampanye di Wisconsin, Iowa, dan Ohio. Wartawan BBC di Wisconsin, Helena Merriman, melaporkan, acara kampanye Obama di tempat tersebut diwarnai dengan perekrutan relawan-relawan.
Berita Terkait Verifikasi Faktual
  • INILAH - Ibas Tak Hadiri Verifikasi Faktual Partai Demokrat: Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Edhy Baskoro Yudhoyono, tidak terlihat hadir saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan verifikasi faktual di kantor DPP Demokrat. Ibas, sapaan Edhy Baskoro, sedang berada di luar negeri. "Masih di Laos, sedang tugas ke luar negeri," kata Ketua Umum DPP Demokrat Anas Urbaningrum
Berita Terkait Isu BUMN
  • KOMPAS - Anas: Tidak Seharusnya BUMN Direcoki: Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mendorong Badan Usaha Milik Negara  untuk bersikap profesional dan produktif. Pasalnya, kedua hal itu penting untuk mewujudkan BUMN yang bersih dan bertanggung jawab. Anas mengatakan, polemik yang diungkapkan Menteri Badan Usaha Milik Negara   (BUMN) Dahlan Iskan seharusnya tidak semakin berlarut-larut untuk menjaga citra BUMN. "Tidak seharusnya BUMN direcoki yang akhirnya menjadikannya kontraproduktif dan profesional. Itu komitmen Demokrat," kata Anas
Berita Terkait Isu RUU Kamnas
  • TRIBUNNEWS - KAMERAD Harapkan Anas Dukung Perjuangan Tolak RUU Kamnas: Penolakan terhadap Rancangan Undang Undang Keamanan Nasional (RUU Kamnas) terus dilakukan oleh kelompok mahasiswa. Gedung DPR menjadi sasaran aksi, juga kantor Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Partai Politik tak luput menjadi incaran para aktivis mahasiswa. Seperti Kantor DPP Partai Demokrat yang akan dikepung oleh Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (KAMERAD). Mereka mendesak agar Ketua Umum PD, Anas Urbaningrum mengintruksikan kepada anak buahnya di DPR untuk menolak RUU tersebut. "Anas sebagai mantan aktivis tentu tahu, bagaimana jika aparat TNI yang mengamankan para demontrans. Sudah sepantasnya Anas ikut berjuang bersama kami," kata Presedium KAMERAD, Haris Pertama
Berita Terkait DPRD Riau
  • OKEZONE - KPK Periksa Lima Anggota DPRD Riau: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini melakukan pemeriksaan terhadap lima anggota DPRD Riau terkait kasus suap PON. Kelima wakil rakyat yang telah menjadi tersangka memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 09.30 WIB. Mereka adalah Tengku Muhazza dari Fraksi Demokrat, Andrian Ali Fraksi PAN, Abu Bakar Sidik dan Zulfan Heri dari Fraksi Golkar dan Syarif Hidayat dari Fraksi PPP. Kelima wakil rakyat ini diperiksa penyidik KPK di ruang Catur Prasetya, Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru secara bergantian. Namun, sejauh ini belum ada keterangan resmi dari KPK terkait pemeriksaan lima wakil rakyat tersebut. Sementara Juru bicara KPK Johan Budi belum bisa dihubungi.
Berita Terkait Rambut Baru
  • DETIK - Model Baru Rambut Anas Urbaningrum: Ada yang berbeda dari penampilan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum. Kala menerima Tim Verifikasi KPU, Anas tampil gundul. Selidik punya selidik, ternyata Anas baru pulang dari ibadah haji. "Habis tahalul, Mas," kata Anas memberikan klarifikasi soal model rambutnya, kepada detikcom, Senin (5/11/2012). Tahalul itu merupakan rukun haji yang ditandai dengan memotong rambut.
Berita Terkait Isu Hambalang
INILAH - Soal Audit Hambalang, Inilah Tanggapan Anas: Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah melakukan audit investigasi tahap pertama terkait proyek pembangunan sarana pendidikan olahraga di bukit Hambalang Bogor, Jawa Barat. Namun, nama Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum tidak masuk dalam audit tersebut. Sebelumnya nama Anas kerap dikait-kaitkan degan proyek yang mencapai hingga Rp2 triliun ini. Dia sempat disebut-sebut aktif dalam mengurus sertifikat tanah Hambalang. Bahkan, mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M.Nazaruddin menyebut Anas mendapat fee dari proyek itu. Anas terlihat ogah menanggapi persoalan yang menyeret-nyeret namanya tersebut. Jika saat diwawancarai terkait berbagai persoalan seperti verifikasi faktual, Anas masih terlihat meladeni semua pertanyaan. Namun, Anas mulai terlihat tak mau dan cenderung menghindar dari pertanyaan-pertanyaan terkait kasus Hambalang tersebut. Sambil berjalan, Anas kembali hanya tersenyum saat dicecar masalah Hambalang termasuk dugaan keterlibatan salah satu perusahaan PT Duta Citra Laras yang saat itu istrinya masih menjadi komisarisnya. "Terima kasih ya. Mau menyiarkan apa saja silahkan, boleh," kilah Anas lagi

Kamis, 01 November 2012

Montpting Report Jum'at, 2 November 2012

Berita Terkait Isu Kasus Hambalang
  • METRO TV NEWS - Demokrat: Audit BPK Bukan Vonis untuk Andi: Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua mengatakan masuknya nama Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alfian Mallarangeng dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan atas kasus Hambalang belum menjadi vonis. Ia menilai belum juga ada kategori salah atau benar. "PD belum pada posisi menyatakan bersalah atau tidak," kata Max kepada wartawan, Kamis (1/11). Max menyatakan, BPK bukan lembaga hukum. Jadi, tambah dia, biarkan laporan itu diproses di KPK. "Nantikan Pak Andi akan dipanggil (ke KPK) dan dilihat pembiaran yang dimaksud itu seperti apa," jelas Max.
Berita Terkait Dahlan Iskan
  • METRO TV NEWS - Demokrat: Dahlan Jangan Hanya Ingin Cari Dukungan Rakyat: Partai Demokrat mengeluhkan pernyataan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan yang mengaku mengantongi 10 nama anggota DPR pemeras tapi tak membeberkan siapa saja yang dimaksud. Demokrat menuding Dahlan hanya ingin mencari dukungan rakyat demi kepentingannya. "Pak Dahlan kalau mau mencari dukungan rakyat bukan begini caranya, dengan melempar isu tapi enggan membuktikan. Jangan sampai Pak Dahlan disebut pembuat sensasi," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua
Berita Terkait Pilgub Jateng 2013
  • SUARA MERDEKA - Usung Calon Sama, Demokrat-PAN Koalisi: Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) sama-sama membidik incumbent Bibit Waluyo dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Jateng 2013. Jika pada akhirnya calon yang diusung sama, maka keduanya pasti akan berkoalisi. Juru bicara PAN Wahyudin Noor Aly mengemukakan, koalisi pasti terjadi di antara dua atau lebih partai yang mengusung calon sama. Sebab tidak mungkin dua pihak mendaftar sendiri dengan pasangan yang sama. "Misal Demokrat usung calon A dan PAN usung calon A, maka otomatis akan bergabung," katanya
Berita Terkait Partai Demokrat Samarinda
  • SAMARINDA POST - Demokrat Gelar Kejuaraan Bulutangkis: Partai Demokrat Samarinda menggelar kejuaraan bulutangkis. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung 10 November hingga 10 Desember tersebut, dilaksanakan di Lapangan Outdoor PB Sepakat Jl Gerilya, Gang Sepakat, Sungai Pinang. Menurut penitia pengarah Achmad Sukamto, meski pertandingan digelar di Sungai Pinang, namun untuk peserta tidak hanya sebatas warga setempat. Tetapi juga terbuka untuk seluruh warga dari berbagai kecamatan di kota ini. "Kita terbuka saja untuk umum. Lebih ramai justru lebih bagus. Selain untuk olahraga dan menjaga kesehatan, kita juga bisa saling membangun tali silaturrahmi," katanya.
Berita Terkait Angie
  • TRIBUNNEWS - Saksi Akui Angelina Minta Rp 10 Juta untuk Merapi: Tak semuanya anggota dewan memberi sumbangan ke daerah pemilihan lewat kantong pribadinya, salah satunya Angelina Sondakh. Politisi Demokrat ini menyumbangkan Rp 10 juta untuk korban Merapi dengan meminta uang dari PT Permai Grup, milik M Nazarudin. Keterangan itu terkuak dalam kesaksian Clara Mauren, bekas marketing di PT Permai Grup untuk Angelina, terdakwa suap pembahasan anggaran di Kemendiknas dan Kemenpora dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2012).
Berita Terkait SBY - Inggris
  • METRO TV NEWS - SBY Bertemu Ketua Partai Liberal Demokrat Inggris: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan Ketua Partai Liberal Demokrat Inggris, Nick Clegg, dan tokoh oposisi Inggris yang menjabat Ketua Partai Buruh Ed Miliband. Pertemuan berlangsung tertutup. Presiden SBY tidak sendirian. Ia didampingi Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Menperindag Jero Wacik, serta perwakilan dari DPR. Pertemuan terjadi di salah satu ruangan di Istana Buckingham, sekitar pukul 17:30 waktu Inggris. Pertemuan berlangsung selama kurang lebih setengah jam
Berita Terkait Pemekaran Provinsi Jawa Timur
  • SURABAYA POST - Djalal Wacanakan Pemekaran Provinsi Jawa Timur: Bupati Jember MZA Djalal mewacanakan pembentukan provinsi baru di Jawa Timur. Pemekaran provinsi itu meliputi kabupaten yang berada di kawasan tapal kuda. Wacana pemekaran Provinsi Jawa Timur ini dikemukakan Djalal dalam sidang paripurna pengesahan 4 Perda di Gedung DPRD Jember, Rabu (31/10) kemarin. Wacana Djalal itu dikemukakan menanggapi kritik dari Fraksi Partai Demokrat yang meminta Pemkab Jember untuk melakukan sharing pengetahuan dengan kabupaten tetangga, dalam membangun Jember.
Berita Terkait Verifikasi Faktual
  • POSKOTA - KPU Banten Verifikasi Faktual 4 Parpol Besar: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten, Rabu (31/10), melakukan verifikasi faktual terhadap 4 partai politik (Parpol) besar yang terdaftar di KPU Banten. Keempat partai besar tersebut diantaranya Partai Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dalam verifikasi ini tim dari kpu mendatangi langung gedung yang di gunakan partai untuk sekertariat. Yang menjadi penilaian dalam verifikasi faktual ini seperti kepemilikan dan domisili gedung sekertariat partai, kepengurusan partai seperti ketua sekertaris dan bendahara.
Berita Terkait Isu 'Upeti', Anggota DPR
  • DETIK - Tak Diberi 'Upeti', Anggota DPR Ganti Minta Proyek: Mantan Dirut PT Jamsostek (Persero), Hotbonar Sinaga mengungkapkan oknum anggota DPR tidak pantang menyerah meminta upeti. Hotbonar mengaku pernah 'dipalak' Rp 2 miliar. Saat dirinya menjelaskan, Jamsostek tidak memiliki alakosi dana sebesar Rp 2 miliar untuk pemberian upeti ternyata sang oknum yang disebut bernisial N dari Fraksi Partai Demokrat itu malah meminta jatah proyek. "Terus dia (N) minta supaya Jamsostek kasih proyek saja kalau nggak mau kasih duit. Proyek itu artinya misalnya iklan, pengadaan ," tutur Hotbonar
Berita Terkait Isu Koruptor
  • KOMPAS - Busyro: Koruptor Terus Beregenerasi: Korupsi terus berdinamisasi dan beregenerasi. Tren mutakhir adalah banyaknya koruptor berusia di bawah 40 tahun. Sebagian di antara mereka ibu rumah tangga. Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas saat berpidato dalam rangkaian Hari Oeang yang Ke-66 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (31/10/2012). ”Korupsi sepanjang yang kami ikuti terus di kantor, dari data-data yang masuk, semakin masif. Sinerginya luar biasa, dahsyat. Mengalami proses dinamisasi, kaderisasi, dan regenerasi. Nama-nama seperti Nazaruddin (mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin), kalau boleh dikatakan sebagai simbol, belum ada 40 tahun,” kata Busyro.
Berita Terkait Pilpres AS
  • METRO TV NEWS - Obama-Romney Perang Iklan: Jam tayang utama televisi di Amerika Serikat, makin penuh iklan politik. Beberapa hari menjelang pemungutan suara pada 6 November, calon presiden dari Demokrat, Barack Obama, dan lawannya dari Republik, Willard Mitt Romney, makin seru melancarkan "perang di udara". Tim Obama dan Romney tak hanya menghujani pemilih dengan iklan-iklan di jam tayang utama. Bahkan iklan politik muncul pula di pukul 05.00 pagi. Perang iklan antara kedua calon makin seru, terutama di negara-negara bagian yang belum menunjukkan dengan jelas kemana mayoritas suara akan berpihak.
  • REPUBLIKA - Anies Baswedan Pilih Obama: Rektor Universitas Paramadina, Anies Baswedan terpesona dengan kebijakan-kebijakan yang ditawarkan Barack Obama saat debat Capres AS beberapa waktu lalu. Meski tak berdampak bagi Indonesia, Baswedan mengatakan Obama lebih memiliki ikatan dengan Indonesia ketimbang pesaing obama, Mitt Romney. Dua kandidat presiden AS, Obama dari Partai Demokrat dan Romney dari Partai Republik akan bersaing pada pemilu 6 November mendatang. Tiga kali debat telah menguji kemampuan keduanya dalam memimpin AS empat tahun kedepan. Isu pemerintahan, ekonomi hingga luar negeri mengadu keduanya dalam debat tersebut.  



Monitoring Report Kamis, 01 November 2012

Berita Terkait Demo RUU Kamnas Di DPP PD
  • OKEZONE - Tolak RUU Kamnas, Kantor DPP Demokrat Diserbu Mahasiswa: Setelah sempat memblokir jalan, akhirnya ratusan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kompleks DPR, Senayan, membubarkan diri. Rencananya, massa akan melanjutkan aksi di Kantor DPP Partai Demokrat di Salemba, Jakarta Pusat. Aksi pembubaran diri tersebut tidak berlangsung lama setelah aparat kepolisian beserta petugas Jasa Marga berhasil mengambil alih pemblokiran tol yang dilakukan oleh mahasiswa itu. Alasan digelarnya aksi di Kantor DPP Partai Demokrat, karena sebagai partai yang berkuasa harusnya Demokrat mampu mendengar aspirasi masyarakat yang mayoritas menolak disahkanya RUU Kamnas.
Berita Terkait Konvensi Capres
  • SUARA KARYA - Demokrat Akan Gelar Konvensi Capres: Partai Demokrat akan mengadakan konvensi terbuka untuk menjaring bakal calon presiden dalam menghadapi Pilpres 2014, kata Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok."Demokrat akan adakan konvensi terbuka, mungkin akhir 2013," kata Ahmad Mubarok usai menghadiri peringatan HUT Yayasan Paramadina di Jakarta, Rabu. Dia mengatakan Demokrat akan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapapun yang memiliki kompetensi sebagai calon pemimpin. Dikatakannya ini merupakan kesempatan bagi para gubernur untuk mencalonkan diri."Para gubernur silakan mengajukan diri, nanti akan dilihat siapa yang elektabilitasnya tertinggi," katanya.
Berita Terkait Verifikasi Administrasi
  • SUARA KARYA - 18 Partai Gagal Serbu KPU: Sejumlah pimpinan dari 18 partai politik yang dinyatakan tidak lolos verifikasi administrasi, menyerbu kantor KPU Pusat di Jakarta, kemarin, dengan berteriak-teriak. Mereka tidak terima atas keputusan KPU dalam verifikasi administrasi yang dinilai mengandung sejumlah kejanggalan, terutama mengenai belum diterimanya surat keterangan tidak lolos. Beberapa di antaranya terlihat sebagai ketua umum partai politik, yakni Ketua Umum Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI) Daniel Hutapea, dan Ketua Umum Partai Buruh Sonny Pudjisasono.
Berita Terkait Isu Kisruh Lampung
  • METRO TV NEWS - Kader Demokrat Diminta Bantu Selesaikan Konflik Lampung: Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR, Nurhayati Ali Assegaf mengatakan bentrok antarwarga di Lampung Selatan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah setempat, mulai dari gubernur dan bupati. Jangan selalu menjadi beban pemerintah pusat. "Gubernur, bupati, wali kota harus turun dan bertanggung jawab," kata Nurhayati
Berita Terkait DPC Demokrat Pessel
  • POS METRO - Demokrat Pessel Target Minimal 20 Persen Suara: Sebagai partai pemenang pilpres, eksistensi Demokrat dituntut untuk lebih siap melakukan konsolidasi dan kaderisasi hingga tingkat paling bawah, dengan target perolehan suara pemilu sebanyak 30 persen. Ketua DPC Demokrat Pessel yang juga anggota DPRD Provinsi, Novril Anas mengatakan, konsolidasi dan komunikasi selalu dilakukan melibatkan kader, caleg, simpatisan, agar ke depan kerja partai mencapai target. DPP Partai Demokrat telah mengintruksikan kepada DPC-DPC yang berada di tingkat daerah untuk dapat bekerja keras mengembangkan sayap partai agar target 30 persen bisa tercapai.
Berita Terkait Demokrat Maluku
  • SUARA PEMBARUAN - Kader Partai Demokrat Maluku Saling Jegal: Kader Partai Demokrat (PD) Ambon, Maluku saling serang untuk merebut posisi kandidat gubernur. Salah seorang kader diduga telah melaporkan ke polisi dugaan gelar magister manajemen pemerintahan (MMP) palsu yang disandang Ketua DPD Partai Demokrat,  yang juga Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Abdullah Vanath.  Besar dugaan, laporan polisi itu dilakukan kader yang bersikap oposisi dalam kepengurusan DPD Partai Demokrat yang sampai sekarang belum juga dilantik. “Laporan ini sarat kepentingan politik,” kata Wakil Sekretaris DPD Partai Demokrat, Richard Ruhulessin
Berita Terkait Isu Proyek PLTS
  • KOMPAS - Istri Nazaruddin Jalani Sidang Perdana Hari Ini: Tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Neneng Sri Wahyuni, dijadwalkan menjalani sidang pertama di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (1/11/2012). Sidang perdana tersebut mengagendakan pembacaan surat dakwaan oleh tim jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi. "Ya (sidang perdana), sekitar pukul 10.00 WIB," kata salah satu pengacara Neneng, Elza Syarief
Berita Terkait Hambalang
  • METRO TV NEWS - Agus Hermanto: Panja Hambalang akan Tindaklanjuti Audit BPK: Ketua Panitia Kerja kasus Hambalang Komisi X DPR Agus Hermato memastikan, pihaknya akan tetap menindaklanjuti rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) meski kasus itu melibatkan petinggi Partai Demokrat, seperti Andi Mallarangeng. Sebagai kader Partai Demokrat dirinya tak akan menghalang-halangi aparat. "Kok menghalangi. Kita kan terbuka. Panja ada sembilan fraksi. Dari pendapat siapa saja sehingga kita harus meluruskan," kata Agus
Berita Terkait Sidang Angie
  • REPUBLIKA - JPU Hadirkan Enam Saksi dalam Sidang Angie: Sidang lanjutan atas mantan Putri Indonesia, Angelina Sondakh, kembali bergulir di Pengadilan Tipikor, Kamis (1/11). Kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK akan menghadirkan enam saksi untuk memberikan keterangan ihwal perkara korupsi yang membelit politisi Partai Demokrat itu. Kuasa Hukum terdakwa, Teuku Nasrullah, menjelaskan, dari enam saksi yang akan hadir, dua di antaranya adalah mereka yang tidak jadi datang pada sidang pekan lalu. Keduanya adalah Dewi Untari (mantan Staf Keuangan Permai Grup) dan Wafid Muharram (mantan Sekretaris Manpora). "Rencananya, mereka berdua akan datang," ungkap Teuku
Berita Terkait Bantuan Politik (Banpol) Dari Pemerintah Kabupaten Semarang
  • KOMPAS - 10 Parpol Terima Rp 6.364 Per Satu Suara: Sepuluh partai politik di Kabupaten Semarang yang mempunyai kursi di DPRD telah mendapatkan bantuan politik (banpol) dari Pemerintah Kabupaten Semarang.  Ke sepuluh parpol yang bakal mendapatkan yaitu Partai Golkar, PAN, Hanura, PDIP, Gerindra, PKS, PKB, PPP, PKPI, dan Partai Demokrat. Total bantuan dana yang bersumber dari APBD 2012 tersebut sebesar Rp 1,242 miliar. 
Berita Terkait Isu Pemekaran Kabupaten Malaka
  • KOMPAS - Warga Pertanyakan Pemekaran Kabupaten Malaka: Masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT), mempertanyakan keseriusan DPR, DPRD, dan pemerintah pusat untuk mewujudkan aspirasi pemerkaran Kabupaten Malaka yang terpisah dari Kabupaten Belu.   "Kenapa Kabupaten Malaka tidak jadi dimekarkan juga? Apa masalahnya?" kata tokoh masyarakat Malaka, Marcus Joseph
Berita Terkait HUT Partai Golkar
  • SUARA KARYA - ARB: Rebut Kekuasaan Dengan Terhormat: Puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-48 Partai Golkar yang dilaksanakan dengan meriah di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Rabu (31/10), seolah-olah menjadi momentum kebangkitan Partai Golkar. Pidato Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Aburizal Bakrie--yang kini menyosialisasikan inisial dirinya ARB--memberikan semangat kepada kader-kadernya untuk kembali merebut kemenangan Partai Golkar pada Pemilu 2014.